Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cinta nampaknya selalu menarik untuk jadi tema lagu. GRIMA, band yang mengusung rock progresif itu meyakininya. Mereka melempar single "Milikmu Seutuhnya" sebagai perkenalan terhadap album debutnya bertajuk "Perjalanan".
Single itu berbicara tentang cinta yang merupakan sebuah karunia. Mereka meyakini bahwa cinta tidak sepantasnya membawa setiap orang yang jatuh cinta, dilanda kegalauan. "Apalagi sampai putus asa," ucap Garry, sang vokalis.
Band yang digawangi Garry (vokal), Danny (gitar), dan Marqo (drum), juga punya keyakinan bahwa lagu cinta tidak akan terdengar membosankan. Meskipun, sudah banyak band atau penyanyi yang mengangkatnya dalam setiap karyanya.
Keyakinan mereka beralasan. Sebab, mereka telah melakukan survey di tengah masyarakat, terutama di lingkungan kediaman masing-masing personel. Mereka melakukannya karena ingin karyanya mendapat penerimaan.
"Bagi kami, musik itu harus mewakili perasaan banyak orang. Ini sangat penting karena dari sini lagu-lagu GRIMA bermuara sehingga dapat diterima oleh masyarakat," lanjutnya.
Selain single "Milikmu Seutuhnya", GRIMA melalui album bertajuk "Perjalanan" menyuguhkan sembilan lagu yang enak didengar di telinga dengan lirik yang sederhana dalam nuansa rock progresif.
Diantaranya, "Jika Ia Mengerti", "Bila", "Mungkin Aku Bukan Yang Terbaik", "Dua Mata", "Ada Apa Dengan Diriku", "Jalan Tak Bertepi", "Bukan Cinta Untukmu", "Sempurna Untukmu", dan "Pemuja Wanita".
"Kami berharap dapat diterima, dan mewarnai musik Indonesia," tandas Garry.
Source : http://www.tribunnews.com/seleb/2014/04/15/dalam-balutan-progresif-rock-band-ini-yakin-lagu-cinta-tak-pernah-membosankan